Sabtu, 15 September 2012

Hasil Diskusi Kelompok 1 Terhadap Pengalaman Pribadi Dibahas dengan Teori Bandura


Kelompok 1 :


Berdasarkan hasil diskusi dengan kelompok bahwa kita dalam kehidupan sehari-hari tak terlepas dari mengobservasi perilaku model yang hendak kita tiru sebagai sutu proses pembelajaran. Oleh karena itu teori belajar Albert Bandura merupakan teori kognitif sosial dimana tentang proses belajar melalui observasi dan modeling di lingkungan sekitar, akan semakin menguatkan pada proses pemahaman langsung yang diterima individu melalui apa yang dilihat dan dipelajari dari lingkungannya.
            Tetapi, dari hasil diskusi kelompok, kami juga melihat bahwa dalam meng-observasi lebih baik apabila kita bisa memilah-milah mana yang positif dan negatif. Dalam meng-observasi kita juga banyak memerlukan pertimbangan. Belum tentu orang-orang yang kita jadikan model observasi selalu melakukan hal yang positif dan juga belum tentu hal yang kita observasi dan pelajari bermanfaat bagi kita dan membawa dampak baik pada diri. Dalam teori Albert Bandura juga terdapat konsekuensi behavioral, dimana perilaku apa yang kita observasi dan pelajari akan memiliki konsekuensi yang berbeda pula.

Pengalaman Pribadi dan Pembahasan berdasarkan Teori Albert Bandura

Nama : Deasy anggreini Pane
Nim : 09-008

PENGALAMAN
            Mengendarai mobil awalnya adalah hal sulit untuk saya. Alasan terbesar saya merasa sulit mengendarai mobil adalah karena ketakutan saya akan menggilas kaki pejalan kaki. Saya sudah berlatih di kursus mengemudi, diajarin secara langsung oleh ayah saya, namun tetap tidak bisa mengendara mobil dengan baik.
            Sampai akhirnya saya pindah ke Medan ketika SMA. Di Medan pada minggu pertama sekolah saya diantar jemput oleh abang saya yang sebenarnya baru 6 bulan terakhir pandai mengendarai mobil tapi sudah bisa mengendarai dengan lihai, gesit dan cepat seperti biasanya anak laki-laki. Ketika diantar jemput saya diam-diam memperhatikan bagaimana cara abang saya mengendarai mobil, saya perhatikan cara dia menyeimbangkan gas dan close, kapan dia menginjak close ketika menge-rem, dan bagaimana cara mengendalikan stir mobil.
Setelah seminggu diantar jemput oleh abang saya, akhirnya tibalah hari saya harus mengendarai mobil sendiri. Pada hari pertama, saya menerapkan beberapa teknik yang digunakan abang saya dalam mengendarai mobil, perlahan-lahan saya menerapkan teknik abang saya yang sudah saya observasi sebelumnya. Setelah 3 bulan, abang dan keluarga saya terkejut dengan kemampuan mengemudi saya yang sudah lihai, gesit dan melaju dengan kecepatan tinggi dijalanan. Tetapi, karena saya mengobservasi teknik mengemudi dari abang saya, maka sampai sekarang saya mengendarai mobil layaknya anak laki-laki (kecepatan tinggi & nyelip dijalan).

PEMBAHASAN
            Pengalaman pribadi yang saya paparkan diatas bisa dijelaskan dengan teori kognitif sosial Albert Bandura. Dimana pada teori Bandura dijelaskan bagaimana proses pembelajaran dilakukan dalam setting naturalistic, dari proses pembelajaran tersebut manusia dapat mempelajari hal-hal baru dengan cara mengobservasi sekitarnya.
            Pada pengalaman pribadi saya dapat dilihat bahwa mengendarai mobil adalah hal sulit untuk saya, dimana rasa kesulitan itu muncul karena ketakutan. Karena ketakutan ini saya tetap tidak bisa mengendarai mobil walaupun diajarin dan memakan waktu cukup lama untuk dapat mengendarai mobil. Ketakutan saya dapat teratasai dengan adanya model ( abang saya) yang menjadi model observasi saya, melalui observasi tersebut saya dapat meminimalisir ketakutan saya dan akhirnya bisa mengendarai mobil dengan baik. Namun, dalam melakukan pembelajaran dalam konteks natural kita juga harus dapat memilah-milah yang kita observasi, karena terkadang ada hal negatif juga bisa kita pelajari. Seperti saya, hal negatif yang saya dapat dari observasi adalah saya mengendarai mobil layaknya laki-laki.

Senin, 10 September 2012

PEMBAHASAN PSIKOLOGI BELAJAR : ALBERT BANDURA


NAMA KELOMPOK :
ALBERT BANDURA
       Teori Albert Bandura memfokuskan diri pada prinsip belajar melalui observasi perilaku model dan konsekuensi behavioral pada lingkungan sekitar.  Teori utama dari Albert Bandura yaitu teori kognitif – sosial yang berkaitan dengan hakikat proses belajar dan hasil belajar.
       Teori albert bandura tentang proses belajar melalui observasi dan modeling di lingkungan sekitar, akan semakin menguatkan pada proses pemahaman langsung yang diterima individu melalui apa yang dilihat dan dipelajari dari lingkungannya.Secara logika manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan mungkin terlepas dari manusia satu dengan manusia lainnya. Adanya interaksi dengan individu lain dan juga proses berhubungan dengan yang lainnya, akan menghasilkan proses pembelajaran dari hasil observasi dan modeling dengan individu lain.
           Melalui pengamatan dan modeling pada lingkungan, individu akan lebih mudah belajar pada apa yang mereka lihat dan amati. individu belajar meniru dan member respons pada apa yang mereka peroleh dari lingkungan mereka.  Sebagai contoh : bayi melakukan respons tertawa akibat dari melihat ibunya atau orang-orang disekitarnya tersenyum pada bayi. begitu juga dengan balita usia 4 tahun akan selalu meniru apa yang dilakukan oleh orang tua maupun orang lain disekitarnya, seperti cara makan, berpakaian dan lain-lain.
            Dengan demikian dari hasil diskusi kami bahwa lingkungan menjadi salah satu faktor utama untuk belajar dan dapat sebagai faktor membentuk kepribadian seseorang. manusia tidak akan pernah terlepas dari pengaruh lingkungan dan akan selalu ada proses belajar dan adaptasi yang dilakukan manusia untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Referensi : 
Gredler, Margaret E. (2011). Learning and Instruction Teori dan Aplikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Minggu, 09 September 2012

blog baru

harus buat blogger baru karena lupa password gmail & blog yang lama  >___<